Feeds:
Posts
Comments

Alhamdulillah, lepas juga dari macet, hampir. Ada juga yang bisa saya ceritain. Setelah hari – hari sebelumnya DATAR, SEPI, terlalu mudah dilupakan, hihihihi.

Saat ini, saya berada di sepanjang jalan Jatinangor – Cirebon, dan tauk apa yang terjadi? Macet meeen! 2 Jam gak bergerak! Usut – punya – usut, ada mobil angkutan batu bara yang terguling di badan jalan tersebut, yups selamat para pengendara, kalian mendapatkan ujian KESABARAN dari Nya.

Ayah disamping saya berulang kali menghela nafas dan mengusap kasar mukanya, mengantuk mungkin. Sudah habis pula perihal yang saya ingin bicarakan pada ayah, diam , dan saya mulai bosan, sehingga akhrinya blog menjadi korban. Hehehe ;p

Jalan sedikt. Macet lagi.

Mobil polisi lewat. Ayah menggunakan lampu kedap- kedip di mobil, mengekor, sedikit lancar. Hahaha. Ayah saya emang juara satu dijalanan. Pesan ayah ” Kalo lagi nyetir jangan make emosi ghe!” Hahaha, makanya sampe sekarang saya belom dapet mobil. Masih deg – degan kali kalo anak pertamanya ini bawa mobil, keingetan sama bandelnya saya nabrakin mobil ke tembok di usia 17 tahun lalu. Hahaha! Nekat.

Yey! Akhirnya benar – benar lepas dari kemacetan. Alhamdulillah.

1. Tentang ‘Perempuan’.

Ingin melihat perempuan cantik?
katanya…  jika dia menjaga dirinya dengan baik, terlihat cantik
Jika dia jatuh cinta, terlihat cantik
jika dia sebentar lagi akan bertemu si Pelengkap Hidupnya, terlihat cantik
jika dia tengah mengandung hasil peleburan sperma dan ovumnya, terlihat cantik

2. Tentang ‘Penyelesaian dan Penutupan…’

Semua itu harus diselesaikan
mungkin dengan menutupnya bukan?
namun apa yang terjadi?
bila yang diselesaikan itu tak mau selesai
bila yang ditutup itu tak mau tutup

membiarkan diri dianggap tidak bertanggung jawab atas ke-tidak-selesaian yang terjadi pada kita

baik aku akan bekerja dengan caraku
untuk menyelesaikan segalanya
dengan sebuah penutup…
menutup diri dari apapun yang terkait, mungkin
apakah itu yang kalian inginkan?

3. Tentang ‘Menikah’

aku itu bandel
aku itu berbahaya
menikah itu yang menyelamatkan…
bagiku menikah itu penyelamat.

4. Tentang ‘Waktu’

Why do you run always?
why do i waste you lightly?
time, I wish, I use every minutes of you well

 5. Tentang ‘Seseorang’

Seseorang itu dengan kuncinya mulai mebuka yang jarang-(kubiarkan)-terbuka dengan perlahan dan pasti,
mungkin tak mungkin…
fatalnya…
kata temanku, aku terlihat sedang jatuh cinta. argh!

asw. Slm Mhssw!

100 Hr SBY-Budiono

Masih banyak cattn. Aplg kss Century mkn tak jelas.

Aksi penykpn 100Hr 28 Jan di JKT

daftar k Lutfan 0856 – 212 – 4794

BemUnpad. sebarkan

Oyoy! ^o^/

Hahaaha, okey teman – teman, saya nge – post ini bukan bermaksud apa – apa,  dapet amanah (jarkom) sebarin en (saya fikir) kalian berhak tau. Urusan ikut ato enggak aksi kayak gini mah, mangga, itu pilihan masing – masing yang tanggung jawabnya ntar di tanggung sendiri – sendiri juga.

Yang jelas kalo mo ikutan kayak ginian, pikir mateng – mateng lagi, jangan naif. Pastiin kita ngerti n paham apa yang mo disuarakan disini. Pikirin juga efektifitas dan dampak kedepannya. Kalo udah mikir en ngrasa layak diperjuangin, silahkan turun-kejalan dan suarakan aspirasi kalian. Kalo ternyata enggak, pikirin apa yang bisa kita lakuin untuk kebaikan bersama. Ayolah, manusia diciptain punya akal buat mikirkan? :D

Nah, kalo udah positif mo turun kejalan, jangan lupa izin orang tua dan berdoa. Luruskan niat,  semoga Allah meridhoi kita. Amiiiiin ^v^

p.s : Oyah, kalo jadi turun, disaranin bawa permen, air minum topi, anduk / tisu basah en sebelum berangkat sarapan. Jangan ngandelin tenaga medis aja. ;)

p.s.s : Heu, malem – malem kebangung, laper makan telor asin, ngepost aneh – aneh, keingetan pertama kali ikutan aksi dibilangin mo darmawisata ma kaLandung, pdhal cuma make baju kuliah, jubir (jaket unpad biru), tas gendong-nutrilon, topi, n bawa kamera. Sekalian aja make kacamata-gaya kali yak, jadilah turis nyasar. hahahahaa xp…

Kyaaaa, kyaaaa, kyaaaaa * teriak – teriak girang \^0^/, akhirnya saya nyampe di Cireboooon! Yup! Benar sekali, malam ini, besok, dan besoknya lagi bakal saya abisin dikota kelahiran saya yang katanya bau terasi udang, bukan, maksudnya terkenal dengan terasi udangnya. Setelah rencana kepulangan saya hari jum’at minggu lalu yang tertunda menjadi hari minggu, dan akhirnya saya pulang hari rabu, ;p

Kayak biasanya saya pulang ke Cirebon, naik babon, dengan ongkos berkisar 20 rebu mpe 35 rebu, tergantung kita dapet bis yang non AC dengan segala plus*-nya ( plus pengamen,  penjual tahu sumedang, sampai terkadang orang orasi yang ngomong-ngalor-ngidul ujung - ujungnya minta sumbangan ), atau kita dapet bis AC yang-yah cukup- nyaman bagi orang – orang yang perjalannanya dihabiskan buat tidur.

Saya dapet yang gak pake AC, artinyaaa…, 

Yah bayangin aja kondisinya kayak gimana, Alhamdulillah masih bisa dapet tempat duduk yang, oke, nyaman.

Masih dengan baju abis-ketemu-dosen-pembimbing, maklum baru balik bimbingan, dan hasil bimbingan hari ini ialah reduksi dari Bab 1 yang saya ajukan, padahal cuman ada 4 lembar, dan itupun direduksi. Judul saya juga direduksi, katanya terlalu kompleks, hhmmmf, tapi kan gak skomplek hidup kita dok, baiklah.

” Bagaimana dengan bab 2 dok? Ini ghea coba bikin kerangkanya.”

” Udah, bab 2 ngikutin yang dari teori aja, kopi aja.” 

Saya bengong,

” Persiapkan baik – baik yang bab 3, buat sederhana dan visible.”

(maaf bila ada percakapan yang beda redaksi, cuman intinya gitu deh… ^^)

Intinya dari hasil bimbingan skripsi hari ini, juga mereduksi semangat saya dalam membuatnya.

‘Susah’ itu penghalang atau tantangan sih?

….

Diperjalanan, ngabisin waktu dengan baca. ‘America Undercover : Kupas tuntas skandal seks di Gedung Putih’ – nya Jon Feda dan Nico Ermann. Nyeritaain tentang beberapa presiden Amerika dengan skandal seksnya, ada yang flamboyan, homo, pemerkosa, cewek-ok-cowok-ok (apa yah istilahnya? lupa…), alkoholik, pecandu narkoba, dan segala skandal lainnya. Kaum adam emang gampang banget kebawa nafsu ya?* retoris gak siiih pertanyaan gw? Wallahualam.

No comment! Hmmm… hmmm… semoga yang-saya-tunggu selalu dalam penjagaan dan lindungan Nya, semoga kalo kita ketemu diberikan keyakinan oleh Nya, untuk saya, kalo you’re my man and i’m your lady. :)

Hahahhahahah xD, udah ah, jadi dangdut-melow-gak-jelas…

skip.

Merasa Jauh,

Ya Rabb,

Saat seperti ini…

Aku takut. Mungkin benar kata orang, bahwa ketakutan terbesar ada pada diri sendiri. Aku takut pada diriku…

Takut jika diriku meninggalkan Mu,

Takut jika cintaku berkurang pada Mu,

Takut ingatanku melupakan Mu, Rabb.

Aku mudah terperdaya.

Ya Rabb,

bagaimana keluargaku? Teman – temanku? Umat?

Aku ingin lebih berguna untuk mereka,

Aku ingin meneruskan risalah Mu,

Aku ingin berjuang dengan imanku.

Tapi aku lemah, dan waktuku tak banyak.

Ya Rabb,

aku memohon pada Mu,

Atas kerikuhanku, kuatkan aku.

Atas kesombongan ku, ikhlaskan aku.

Atas keterbatasanku, jagalah aku.

Atas khilafku, ampuni aku.

Atas ketakutanku, lindungi aku.

Amiiiiin

PS: ditengah kumpluan yang (men)jauh dari-Nya,
harusnya pulang, kangen ibu-ayah-andra-bani ;'(

Warnanya kelabu, ku sebut si kelabu

bergerak bersama hembusan waktu, menutupi sang biru

akhirnya kelabu berwujud banyu

ku sebut si banyu, deras, keras, tak merdu

si banyu menyapu bulir – bulir debu

dan aku hanya duduk membisu…

P.s:

tertegun dengan mendung dan hujan yang (mungkin akan) mengacaukan segalanya, Wallahualam,

di bungalow Kamar Lobster 3, Pondok Heksa, Ujung Genteng

Tempat kembali,

Tiba – tiba keingetan malem tahun baru… ^^V

Berdiskusi tentang, salah satunya, ‘ tempat kembali ‘ – nya manusia. Saya rasa ini bisa mendasari jawaban sebuah pertanyaan kehidupan . “Kemana saya harus kembali?” Ini mungkin adalah jawaban atas pencarian itu, itupun kalo nyari^v^.

” Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan – perempuan, anak – anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan disisi Allah – lah tempat kembali yang baik.” (Q. S Ali ‘Imran: 14)

Subhanallah, didalamnya selalu ada jawaban untuk setiap pertanyaan. Tinggal bagaimana kita membuka diri untuk mencari, memahami dan menyerukan kebenarannya (aplikasi). Firman Allah, yang tertuang dalam kitab-Nya.

Al – Quran.

Semakin-ingin-lebih mendalaminya, dan berbagi.

Semoga lebih cepat dipertemukan dengan kesempatan mendalaminya ini.

Amiiin.  

Sore ini…

” Teteh tau, sebenernya aku lagi gak tau harus ngapain loh?” Ujar seorang perempuan berkerudung merah itu pada murrabiah-nya.

” Gak tau mo ngapain? Maksudnya gimana? Hilang arah? Atau gimana?” Tanggap sang murrabiah.

“Aku gak tau, teh. Aku gak tau aku pengen ngapain, aku gak ngerti mauku apa. Padahal banyak yang seharusnya ku selesaikan, dan seharusnya, setelah aku membuat to-do list itu, aku tahu apa yang harus kulakukan, apa yang aku mau. “

….

Sang murrabiah memandang binaanya dengan mendalam, dicari pelik si kerudung merah itu. Tersenyum.

” Cobalah berkaca. Melihat dirimu dicermin, dan bertanyalah pada dirimu  sendiri. Kita disinipun gak ada yang tau, karena hanya dirimulah yang tau.”

Tidak menjawab. Si kerudung merah tersenyum kecut.

” Biasanya ini terjadi pada orang – orang yang perfectionist yang tengah kecewa pada dirinya sendiri, de. Ada sesuatu yang tidak sesuai dengan yang dia inginkan sebelumnya, dan itu membuatnya kecewa. Cepat temukan apa yang membuatmu seperti itu. Mungkin dimulai dengan menemukan-masalahnya, buat daftar apa yang belum kamu selesaikan, bukalah dirimu untuk menceritakan masalahmu itu pada teman yang kamu percaya. “

Si kerudung merah menghela nafasnya.

“Sebelum kamu kehilangan segalanya, de. Stuck.”

Si kerudung merah menunduk, memandangi pijakannya.

” Berceritalah juga pada-Nya, dan mintalah jawaba – Nya. Lakukan itu saat 3/4 malam, saat Rabb turun kebumi untuk mendengarkan hamba-  Nya. Allah Maha Tahu segalanya, de.”

Jebakan itu…

Senat Mahasiswa. Tau? Hiihiihi. Ialah wadahnya mahasiswa untuk beraspirasi, bergerak *itu adalah pengertian singkat yang digunakan anak FK UNPAD mendeskripsikan organisasi kemahasiwaannya, dikala fakultas/ universitas lain/ masyarakat sering menyebutnya dengan BEM, badan eksekutif mahasiswa. Bedakan.

Lalu ada yang disebut Pengurus Harian Senat. Sekumpulan mahasiswa yang dengan sukarela ‘berbuat’ untuk temen – temennya, mahasiwa lainnya. Untuk berkembang, sejahtera dan memediasi teman-temannya dengan pihak – pihak terkait. 3 hal yang menjadi dasar dalam struktural kepengurusan Senat Mahasiswa FK UNPAD, argh!

Saya adalah salah satu dari mereka, dan itu semua terjadi karena JEBAKAN! Yups! JEBAKAN yang menjerat saya selam 2,5 tahun dalam peran saya sebagai mahasiswa. Saya TERJEBAK! Saya TEJEBAK! Namun itu semua adalah JEBAKAN yang indah, Garis bawahi bila diperlukan. ^v^

Cumi, teman saya yang sangat bersemangat, menjebak saya untuk mengikuti wawancara kepengurusan.
tAvi, teteh – teteh yang kereeen beudh!, melolosakan saya menjadi pengurus harian.

dan Moi, yang turut campur-tangan atas keadaan saya saat ini, menjebak saya dalam sebuah proses pengembangan diri.

Awalnya, image yang terbentuk atas aktifis – atifis itu ialah mahasiswa dengan idealis-norak yang sok-sok berjuang memajukan masyarakat, tampa memperjuangkan kemajauan-dirinya sendiri, tampa memperbaiki dirinya sendiri. Yah melihat banyak pergerakan (aksi-demonstrasi), yang kalo dipikir – pikir cuman nyapein badan, gak efektif, padahal masih banyak hal lain yang lebih bermanfaat untuk dilakukan.

Dan saya terjebak… dalam minoritas yang (awalnya) saya anggap seperti itu.

Menjalankannya dengan setengah-hati, entah bagai caranya waktu merubahnya menjadi sebuah perjalanan melatih kepekaan hati.

Saya menjadi lebih (sedikit) peduli, kata orang. Hehehee. xp

Saya menikmati perjalan itu.

Pada akhirnya, itu menjadi sebuah cerita yang sangat-tidak-ingin saya lupakan.

Salah satu jebakan kehidupan yang indah. ^v^

Hanya ingin mengungkapkan, bahwa sesuatu yang awalnya kita anggap sebagai JEBAKAN, dengan segala makna negatifnya, terkadang membuat kita mengingat kembali betapa pentingnya menikmati hidup ini. Sadar, tidak sadar justru hal itulah yang membuat kita lebih bersyukur ke pada sang Pencipta, membuat kita lebih mencintaiNya.

Allah benar – benar mengerti ciptaanya, dan selalu memberikan jalan (meskipun penuh dengan jebakan) yang indah. Tinggal bagaimana kita menerima itu semua sebagai sebuah nikmat. Allahuakbar[.]

P.s:
nungguin ujian CRP,
tulisan pertama di awal tahun,
blog-akuuu, kita udah setaunan looh, ^^/

Meski bangun dengan suara yang hampir gak keluar…

udah gitu rada – rada lightness…

ditambah hipersekresi dari mukosa di saluran napas atas…

Alhamdulillah…masih bisa nikmatin matahari pagi dipenghujung 2009

Tidakkah kamu memperhatikan bagaimana Allah menciptakan tujuh langit berlapis – lapis? Dan disana Allah menciptakan Bulan yang bercahaya dan menjadikan Matahari sebagai pelita ( yang cemerlang )? (QS. Nuuh: 15 – 16)

Semoga tahun 2010 nanti bisa menikmatinya lagi -^v^-

Older Posts »