Untuk keluarga saya
yang saat ini saya tinggalin,
ya Allah, saya meninggalkan keluarga saya agar mereka melaksanakan shalat, jadikanlah hati orang – orang mengasihi mereka, dan berikan mereka rezeki dan makanan agar mereka bersyukur…
(Seperti doa Ibrahim, saat dia meninggalkan Hajar dan Ismail di mekkah, untuk pergi ke palestina karena perintah Allah. Tercatap dalam QS. Ibrahim: 37)
…
Saya memang bukan seorang besar seperti Ibrahim, namanya dikenal sepanjang zaman sesuai dengan janjiNya, tapi Ibrahim adalah salah satu contoh totalitas ketakawaan, dan saya juga ingin hidup dengan ketakwaan seperti itu.
Saat saya memutuskan meninggalkan kota kelahiran dan keluarga saya, memang semata bukan karena Lillah. Heu, itu takdir, mungkin bisa dibilang seperti itu ;p..
Kepergian Ibrahim karena perintah Allah, sedangkan kalo pada saat itu saya diperintah,belum tentu saya mau, apalagi mengingat waktu itu saya yang suka ngelawan arus en keras kepala.
Kepergian Ibrahim itu untuk kepentingan umat, sedangkan kepergian saya untuk kepentingan diri sendiri…
Saya tidak bermaksud untuk membandingkan diri dengan Ibrahim (udah jelas gak mungkin en jauuuh banget!), cuma merefleksikan apa yang sudah saya lakukan. Berasa masihh dikiiit banget modalnya cari muka ma Allah….
…
Tanggal 5 Kemarin Ayah ulang taun, keberapa yah? Hehe, lupa ;D, ups! Tanggal Ultahnya Ibu juga lupa*V_V;; …
Tadinya pengen lebaran di Semarang sekalian nengokin ade en check – up rutin ayah ma ibu. Cuman yah cuman, sabtu masih ada ketemuan ma pembimbing. Gak jadi deh!
Semoga shalatnya Ayah makin berkualitas, Ayah makin disayang orang – orang, Ayah makin jadi orang yang bersyukur. Amiiin ;D