Kesekian kalinya, mengenal kekurangan yang ada pada diri ini.
Mana kesempurnaan itu? Tuhanmu sudah menjanjikannya bahwa kamu adalah makhluk ciptaannya yang paling sempurna.
Kesekian kalinya, menyadari diri sebagai manusia dengan kekerasan hati.
Tidakkah kamu mengetahui Tuhanmu mengutus teladan yang lembut hatinya? Kenalilah utusannya itu.
Kesekian kalinya, lebih dari sekali, lepas dari hitungan jari…
dan Tuhanmu tak pernah bosan dengan keluh kesahmu, teriakan marah mu, bahkan saat – saat kamu bertanya akan nikmat – nikmatnya. Dia masih saja mencintaimu tak termakan zaman.
…
ya Allah, terima kasih karena telah menjadi Tuhan saya selama ini…. Love You all my life